Delapan Belas Tahun Kemudian

Esai ini merupakan bagian dari serangkaian yang ditugaskan oleh Pusat Australia-Indonesia—penulis dan komentator terkemuka dari Indonesia dan Australia memeriksa secara dekat masyarakat, budaya, dan situasi politik di negara masing-masing. Ketika diminta menyumbang esai untuk serial tersebut, langsung terpikir oleh Eliza untuk menyelusuri topik itu melalui tema trauma personal dan nasional, terutama tragedi Mei 1998.

Bandung Launch, 17 February 2014

Reformasi mendorong Rizky dan Julita untuk menggapai kebebasan. Tapi apa makna kebebasan? Awalnya kedua tokoh novel mencari kebebasan dari hal-hal yang jelas: perintah guru atau orangtua yang semena-mena, kemudian dari rezim yang menindas. Setelah itu, dari hal-hal yang lebih subtil: Bagaimana seseorang bisa bebas menjadi diri sendiri? Bisakah melepaskan diri dari siklus kegagalan? Dari kecanduan? Bisakah membebaskan diri dari cengkeraman nafsu, dari takdir yang sepertinya menggariskan jalan hidup kita? Bisakah memutus belenggu kebiasaan dan mencipta ulang diri sendiri?

Jakarta Launch, 8 February 2014

Yayasan Pustaka Obor Indonesia dengan bangga meluncurkan novel MULAI SAAT INI SEGALANYA AKAN BERUBAH karya Eliza Vitri Handayani.

Mulai Saat Ini Segalanya Akan Berubah

Seraya Indonesia menjelang demokrasi pada akhir ’90-an, generasi muda bertanya: apa makna kebebasan? Seorang laki-laki dan seorang perempuan mendambakan kebebasan untuk jadi diri sendiri, meskipun itu berarti hidup di luar norma-norma masyarakat dan budaya.

Di Antara Bahasa-bahasa dan Dunia-dunia

Aku ingin karyaku turut memajukan kisah inovasi lintas benua dan lintas zaman, aku ingin menciptakan diriku dari apa pun yang kuyakini dapat mendekatkanku ke sebaik-baik Eliza Vitri Handayani.